This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Nasehat Perkawinan. Show all posts
Showing posts with label Nasehat Perkawinan. Show all posts

Monday, October 22, 2012

Tips Mencari Jodoh dan Ciri-Ciri Calon Istri Yang Baik

Mencari pasangan hidup memang sulit tapi mudah, loh kok? Sulit karena terkadang kita perlu calon pasangan yang benar-benar cocok untuk kita. Setiap laki-laki pasti menginginkan calon istri yang cantik, salehah dan mampu menjaga kehormatan keluarga kelak. Saat kita menemukan calon istri yang diinginkan tak sedikit pula yang kecewa ternyata pada awalnya wanita tersebut pada awalnya baik, namun lama-lama ketahuan belangnya.a
Dalam Islam sudah ada tuntunan buat Anda laki-laki, bagaimana cara mencari  atau apa yang kita utamakan dan pertimbangkan terlebih dulu sebelum meminang seorang wanita untuk dijadikan Istri, yaitu lihat agamanya dulu, kecantikannya, hartanya dan keturunannya.
Saya yakin Anda sudah tahu mengenai hal di atas, dan saya tidak akan membahas hal di atas karena Anda pasti sudah tahu. Disini saya akan sedikit memberikan gambaran praktis yang mungkin bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari kita. Tentunya menurut pandangan pribadi saya.
tips mencari jodoh, wanita solehah, calon istri yang baik, bagaimana akhlak seorang gadis untuk dijadikan istri?

Bagaimana Ciri-ciri wanita calon istri yang baik untuk dinikahi?

Berikut beberapa ciri gadis yang baik untuk dijadikan istri (versi saya yaa)


1. Wanita yang rajin bangun pagi hari.
Anda tentu sering mendengar pameo "awas jangan keduluan ayam bangunnya, nanti keduluan ayam dapat rejekinya" Memang kita bukan ayam, tapi yang harus kita ikuti adalah falsafah hidup ayam tersebut. Kita lihat bagaimana ayam-ayam berkokok di pagi hari sebelum matahari terbit mereka sudah mencari rizki.
Seorang muslim tentu punya kewajiban shalat shubuh. Nah, jika seorang perempuan bangun paginya "melandau" alias "ngelindur" alias selalu kesiangan, bisa jadi dia tidak shalat. Oke, mungkin kita bisa berkelit, ah kebiasaan khan bisa diubah, Betul, namun betapa sulitnya mengubah kebiasaan jika itu sudah mendarah daging dan menahun.
Sudah menjadi tradisi, jika istri adalah "pelayan" suami dan keluarga. Saat suami akan berangkat kerja dan anak-anaknya akan berangkat sekolah siapa yang menyiapkan sarapan dan baju seragam sekolah anaknya? Tentu Istri bukan? Nah jika seorang wanita calon istri atau pacar Anda hobinya suka bangun pagi kesiangan, sebaiknya anda perlu berfikir ulang untuk menjadikan dia istri Anda, karena dia bukan calon istri yang bukan seorang wanita idaman, karena tidak bisa berperilaku sesuai fitrahnya. 
2. Wanita yang tetap bangun pagi walaupun di hari Minggu dan libur .

Seorang wanita biasanya memiliki hobby memelihara bunga. Kegiatan tersebut bisa dilakukan di hari libur, termasuk bersih-bersih rumah. Tentu saja perlu dilakukan di pagi hari dan sebisa mungkin bersama suami mengerjakannya.

3. Carilah Wanita yang matanya tidak jelalatan dan tidak membuka aurat di tempat umum?

Menjaga pandangan adalah salah satu bentuk upaya menghindari fitnah, menjaga kewibawaan, dan dari situlah karakter seorang wanita bisa diketahui. Bagaimana bisa menjaga kesetiaan jika seorang perempuan punya tingkah laku mata yang suka jelalatan? Anda bisa menjawabnya sendiri. 
Suatu waktu, Anda mungkin pernah ke pasar. Di pasar tentu tidak hanya ada perempuan, banyak juga laki-laki, seperti tukang ojek, penjual ikan, tukang parkir dan preman pasar, hehehe. Miris juga terkadang melihat perempuan-perempuan yang dengan cueknya memamerkan auratnya (terutama bagian-bagian sensitif), biar dibilang modis kali yee...??? Bagaimana mungkin aurat yang seharusnya ditutupi dan sebuah bentuk kehormatan wanita diumbar begitu saja. Ya, ini sebenarnya sederhana, sebagai laki-laki, maukah istri / pacar Anda auratnya dipelototin laki-laki lain?

Karena wanita di pasar tradisional ini, adalah calon-calon istri yang telaten. Telaten memasak sendiri bukan instan. Dan wanita-wanita di pasar tradisional bisa membedakan mana merica, mana ketumbar mana pala dan mana kapulaga, lantas mana kunyit atau empu kunyit. Hehehe....

4. Wanita yang mampu menjaga lisannya dari perkataan kotor.

Anda tentu pernah mendengar seorang Ibu yang berkata "Bodoh Kamu" kepada anaknya hanya karena kesalahan atau kenakalan yang memang suatu kewajaran bagi anak-anak. Bagaimana mungkin seorang ibu yang melahirkan mengatakan sesuatu yang tidak pantas kepada darah dagingnya sendiri? Ingat, ucapan seorang Ibu juga sebuah Do'a. Lihat sekeliling, seorang ibu yang terbiasa mengucapkan kata-kata kasar kepada Anaknya, misalnya Bodoh tadi, sebagian besar anaknya memang bodoh dan akan menjadi bodoh. Bukan itu saja, hal ini berdampak kepada si anak dalam pergaulan, betapa mudah mereka mengatakan kata-kata kotor tadi kepada temannya. Bukan tidak mungkin perilaku kasar juga menjadi wataknya.

Nah, Anda bisa mengantisipasinya sebelum menentukan calon istri. Dalam penjajakan misalnya pacaran bisa diketahui dari bagaimana ucapannya, mampukah dia mengontrol emosi untuk tidak mengatakan hal-hal yang tidak pantas. 

Sekarang ini media jejaring sosial begitu merebak, tidak sedikit yang mendapatkan kenalan bahkan sampai ke tahap pernikahan gara-gara facebook atau twitter. Dari sini kita bisa melihat sedikit karakter wanita idaman Anda (jika dia punya facebook looh). Baik yang suka mengeluh, memaki, halaman apa yang disukainya.

Demikian tadi tips dalam menentukan ciri-ciri wanita yang baik dan pantas untuk dijadikan istri. Saya tidak membahas agama, (saya bukan ahli agama) namun disini saya lihat dari aspek keseharian, karena inilah yang mudah kita ketahui.

Buat perempuan (termasuk yang non muslim) yang membaca artikel ini, maaf jika anda tidak termasuk salah satunya atau bahkan tidak termasuk semuanya. Bagaimanapun ini adalah pendapat pribadi namun buat Anda laki-laki tidak salah kiranya mempertimbangkan hal-hal di atas. 
Bagaimana jika Si perempuan tadi sudah menjadi Istri? Manusia tidak ada yang sempurna dan banyak memiliki kekurangan, tapi sudah menjadi keharusan untuk menjadi yang lebih baik. Jika Istri punya kekurangan di atas, bersabarlah sambil terus berusaha dan berdoa agar Istri mau berubah dan menyadari kekhilafan, termasuk kita Suami juga harus bisa mengerti keadaan Istri. Prinsipnya "Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik-baik" Sudah baikkah kita sebagai seorang lelaki?

Selamat mencari istri ...hehehe







Monday, October 8, 2012

Mengikis Sikap Emosional dalam Perkawinan

Sikap emosional adalah hal yang kudrati bagi manusia. Setiap manusia memiliki emosi selama hayat masih dikandung badan. Untuk menciptakan langkah tepat, ada baiknya dengan melihat lebih dulu penyebab munculnya sikap emosional pada diri seseorang.

Pertama, sikap emosional muncul karena pengaruh orang sekitar yang juga bersikap emosional. Mislanya anak yang orangtuanya sering bersikap emosional akan cenderung untuk meniru. Tanpa disadari biasanya sikap seperti ini akan terbawa oleh si anak, dilingkungan kantor, sekolah, dan sebagianya. Karena itu tak heran kalau faktor keturunan kadang dijadikan rujukan dalam memahami kepribadian seseorang, ibarat pepatah "buah apel tak akan jauh jatuhnya dari pohonnya".

Kedua, adanya pengalaman buruk yang dialaminya. Misalanya gagal mencapai tujuan atau cita-cita atau melakukan kesalahan yang cukup merugikan. Latar belakang ini kerap menjadi pemicu munculnya sikap emosional dadakan, bila ada hal-hal yang menggangu.

Ketiga, ada pertentangan atau konflik lahir dan batin. Konflik lahiriah berkaitan dengan dengan orang lain yang dianggapnya tidak cocok atau tidak sesuai dengan keinginannya. Sedangkan konflik batin muncul akibat kekecewaan pada diri sendiri, misalnya nasib jelek yang menimpa diri sendiri.

Keempat, kurang pergaulan membuat orang cenderung mudah emosional. Orang yang kurang bersosialisasi mudah tersinggung dan salah paham dalam menangkap maksud seseorang. Kerana kurang bergaul, wawasan menjadi sempit, padahal hidup itu dinamis dan terus berkembang.

Kelima, adanya kelainan kepribadian, misalnya sejak kecil mengidap penyakit mental sehingga sulit membedakan dan berfikir logis dan rasional, bila dianggap tegas salah tanggap dan menganggapnya sebuah kekerasan atau membentak.

Cara mengurangi sikap emosional

1. Belajar mandiri dan buka wawasan
Yang dimaksud disini adalah cobalah menarik diri dari lingkungan keluarga yang memang cenderung memiliki karakter emosional, misalnya dengan berbaur dan mencari lebih banyak teman di luar rumah. Selain itu perlu juga perluas wawasan dengan membaca buku

2. Menerima kenyataan yang ada
artinya, apapun yang terjadi dengan kehidupan terutama bila hal-hal buruk terjadi pada diri, cobalah menerima kenyataan tersebut dan anggaplah itu sebuah ujian kemudian mengambil hikmah dan manfaat dari suatu peristiwa buruk tersebut. Yang pasti kita perlu bersikap optimis dan selalu berfikir positif. Menutup diri dan berprasangka buruk hanya memperburuk situasi.

3. Belajar Kompromi

Bila kenyataan yang ada bahwa di hadapan Anda sekarang adalah lingkungan yang tidak menyenangkan, kenapa tidak mencoba untuk menerima kemudian berusaha memperbaikinya. Bila terjadi perselisihan dengan anggota keluarga, misalnya antara suami atau istri, atasi dengan serius dan langkah yang rasional yaitu dengan mencari titik temu penyebab munculnya pertentangan tadi.

4. Meminta saran dari orang terdekat.

Memang sulit jika suatu permasalahan keluarga kita utarakan kepada orang lain, namun demi kebaikan tentu saja ini perlu dilakukan. Cobalah untuk mencurahkan segala permasalahan kepada orang terdekat, misalnya sahabat dan tentu saja yang mudah dipercaya. Bisa saja dengan begini mereka mau memberikan pencerahan dan solusinya.

5. Minta bantuan Psikiater

Bila sikap emosional cenderung berlebihan tanpa diketahui sebab yang jelas, ada baiknya melibatkan pihak ketiga yang ahli dibidangnya, misalnya seorang psikiater. Bagi pasangan yang akan menikah, akan lebih baik bila bila masing-masing diri mengintrospeksi diri siapa yang cenderung bersikap emosional. Upaya ini untuk merupakan langkah untuk mengetahui siapa yang harus meredam diri jika suatu saat terjadi perselisihan.

Untuk mewujudkan hal ini memang bukan hal yang mudah, namun jika dilandasi semangat dan kesadaran diri, niscaya semua akan mudah dilaksanakan. Yang terpenting adalah kerendahan hati masing-masing untuk introspeksi diri.







Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites