This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Kesehatan Anak. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Anak. Show all posts

Thursday, January 31, 2013

Mengurangi keluhan, ganggguan dan resiko kesehatan pada Ibu Hamil

Setiap pasangan suami istri tentu mengharapkan keturunan yang sehat dan normal. Kehamilan bagi sebagian pasangan yang sudah menikah adalah hal yang ditunggu-tunggu, kecuali bagi mereka yang barangkali ingin menunda untuk punya anak. Agar kehamilan berlangsung normal dan sehat, ibu yang sedang hamil perlu perhatian khusus dan perlu lebih berhati-hati. Alangkah lebih baik jika sebaiknya ibu hamil tidak menyepelekan gangguan-gangguan atau keluhan yang terjadi selama kehamilan, baik fisik maupun kejiwaan. Secepat mungkin mengatasi sebelum terjadi hal-hal yang dapat membahayakan jabang bayi termasuk ibu hamil itu sendiri.



Berikut beberapa resiko yang bisa terjadi pada seorang yang sedang hamil.

1. Perdarahan pada Ibu Hamil


Perdarahan pada saat hamil tidak seharusnya terjadi. Karena berisiko kematian pada janin dalam kandungan. Perdarahan pada masa di bawah 5 bulan disebut abortus. sedangkan jika terjadi pada masa 7-8 bulan kehamilan disebut hemoerjik antopartum. 

Salah satu penyebab perdarahan pada ibu hamil adalah letak plasenta yang tidak normal, berada di bawah kepala bayi. Pada saat pergerakan bayi, terjadi gesekan yang rentan menimbulkan perdarahan. Pada kondisi normal, seharusnya plasenta bayi berada disamping kepala bayi. Perdarahan yang disebabkan letak plasenta yang tidak semestinya, biasanya terjadi pada ibu yang sering hamil.

Sekedar diketahui, perdarahan menyebabkan mukosa-mukosa tempat menempelnya plasenta didalam rahim menjadi rusak. Padahal plasenta berfungsi untuk memncari dan memberi makanan untuk bayi. Pembuluh darah plasenta akan melebar karena posisi menempelnya sudah tidak sesuai, inilah yang menyebabkan perdarahan. 

Selain posisi plasenta yang tidak pas tadi, aktivitas hubungan badanpun dapat menyebabkan perdarahan. Perlu diperhatikan frekuensi dan posisi yang aman saat berhubungan. Apalagi jika sudah terdeteksi letak plasenta berada di bawah kepala. Untuk mencegah terjadinya perdarahan, aktivitas sebaiknya dikurangi atau dihentikan pada bulan ke 7 dan delapan.

2. Bengkak kaki


Pembengkakan kaki pada ibu hamil, pada umumnya disebabkan oleh hipertensi sehingga berbeda jika bengkak kaki karena aspek fisiologis yang memang umum terjadi pada kebanyakan ibu hamil. Kaki bengkak karena tekanan darah tinggi, biasanya tak bisa kempis, kendati Ibu hamil sudah istirahat. Tekanan darah yang normal pada Ibu hamil berkisar 90-140, jika melebihi angka 140 maka dapat mengakibatkan gangguan ginjal.




3. Sakit Kepala


Hal yang satu ini perlu diwaspadai. Jika ibu hamil sering menderita sakit kepala, bisa jadi ini indikasi kehamilan yang berbahaya. Sering terjadi karena anemia (kurang darah) ataupun tekanan darah tinggi. Gejala sakit kepala ini pada umumnya terjadi pada ibu yang pertama kali hamil dan ibu yang kehamilannya cukup dekat. Kepala terasa berdenyut pada akhirnya bisa menyebabkan kejang-kejang yang berujung pada keracunan kehamilan. Jika terjadi disaat genting (usia kehamilan yang tua). Padahal penanganan persalinan yang normal maupun bedah Cesar sangatlah sulit. 

Oleh karena itu sebelum masuk persalinan, kondisi ibu harus benar-benar sehat, dalam artian tidak menderita anemia maupun hipertensi tadi. Ibu hamil sangat dianjurkan memeriksakan diri dan kandungan secara teratur jika memiliki riwayat keluhan sakit kepala karena anemia dan hipertensi.

Kontrol kandungan/kehamilan mesti dilakukan setiap bulan dari bulan pertama hingga bulan ke 7. Sedangkan pada bulan ke delapan Ibu hamil mesti memeriksakan kandungan nya sebulan 2 kali. Kemudian seminggu sekali pada usia kehamilan sudha memasuki bulan ke 9.

4. Resiko dari segi usia Ibu Hamil dan jarak kehamilan.


Apakah yang dimaksud serba terlalu di sini? Ibu hamil yang usianya terlalu muda, terlalu tua memiliki risiko tinggi saat melahirkan. Ibu hamil yang berusia muda akan mengalami masalah psikologis. Mereka biasanya kaget dan merasa belum siap menghadapi perubahan yang ada pada dirinya.  Ketidaksiapan mental ini, tentu saja turut berpengaruh terhadap kesehatan diri dan janin yang dikandungnya. Usia yang terlalu muda saat hamil, rahimnya belum matang untuk dapat menerima kehamilan. Sehingga resiko yang paling tinggi biasanya perdarahan, terjadi pada ibu muda. 

Idealnya wanita yang siap hamil berkisar di usia 22-35 tahun, lebih dari itupun risiko kehamilannya juga semakin tinggi. Demikian pula pada wanita yang kehamilannya terlalu rapat. Selain mukosa dalam rahim yang kurang sehat, dan sempurna untuk kehamilan berikutnya. Idealnya jarak antara kehamilan satu dengan kehamilan selanjutnya adalah minimal 3 tahun. Dalam jangka waktu ini, rahim akan kuat dan siap untuk menerima kehamilan. 

Demikian beberapa tips mengatasi resiko-resiko yang kerap terjadi pada ibu hamil. Hal yang sangat dibutuhkan ibu hamil adalah kasih sayang dan perhatian serta dukungan dari suami. Menjaga menu makanan yang bergizi untuk ibu hamil. Hindari perasaan was-was dan stress maupun mitos-mitos yang tidak masuk akal. Yang tidak kalah pentingnya tentu saja selau rajin beribadah dan berdo'a agar dikarunia anak yang sehat dan proses kelahiran dapat berjalan lancar.


Saturday, December 8, 2012

Demam Berdarah, Pencegahan dan Penanganannya

Demam berdarah atau yang lebih dikenal dengan sebutan DBD, merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk demam berdarah (Aeges aegepty) yang mengandung virus dengue. Virus tersebut masuk ke dalam peredaran darah manusia. Virus dengue (DENV) ada 4 jenis yaitu virus DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4. Di antara ke-4 virus ini virus DENV-3 yang paling sering menyerang penduduk Indonesia.

Demam berdarah merupakan penyakit yang menyebar dan kasusnya banyak terjadi di wilayah perkotaan yang sanitasi lingkungannya buruk. Berbeda dengan malaria yang banyak terjadi di daerah pedesaan atau daerah yang berhutan. Selain itu kasus demam berdarah juga sering terjadi di musim penghujan.

Gejala Demam Berdarah


Gejala Demam berdarah ditandai dengan demam yang hampir tidak disadari karena dikira seperti demam biasa/flue, karena gejala awalnya batuk dan pilek, serta muntah-muntah. Kadangkala sulit juga membedakan antara DBD dengan gejala malaria maupun penyakit leptospirosi. Berikut beberapa gejala spesifik demam berdarah dengue (DBD):

  • Sakit kepala
  • demam hingga mencapai 41 derajat Celcius
  • terasa nyeri di bagian belakang mata
  • nyeri pada otot dan/atau sendi sehingga menyebabkan kejang-kejang pada penderita tertentu
  • ruam kulit
  • timbul  berupa bintik-bintik/bercak perdarahan di kulit yang berwarna merah keunguan dan biasanya tidak hilang dengan penekanan, akibat perdarahan di bawah kulit
  • hasil laboratorium menunjukkan leukopenia (jumlah sel darah putih yang menurun)

Ciri khas penyakit DBD, yaitu  panas “punuk onta” (saddle back fever), yaitu panas tinggi beberapa hari, lalu turun dalam beberapa hari kemudian naik lagi.

Penanganan dan Pengobatan Demam Berdarah Dengue


Hingga saat ini belum ditemukan obat untuk mengobati penyakit ini, namun jika kita sudah mengetahui gejala-gejala awal demam berdarah tadi, bisa ditangani dengan beberapa cara, antara lain; beristirahat penuh; hindari aktivitas yang terlalu banyak mengeluarkan energi, minum obat penurun panas biasa tanpa antibiotik, langkah utama tentu saja adalah memeriksakan penderita yang memiliki gejala DBD ke dokter atau pos perawatan kesehatan terdekat, karena bila terlambat ditangani bisa menyebabkan kematian.

Ada upaya meredam penyakit ini yaitu dengan jambu biji. Yaitu dengan meminum jus biah jambu biji. Ekstrak jambu biji konon mampu meningkatkan pertumbuhan sel darah putih (trombosit) Dan perlu memperbanyak minum air putih

Pencegahan Demam Berdarah


Slogan kesehatan yang cukup terkenal yaitu mencegah lebih baik daripada mengobati. Maka dari itu perlu digalakkan upaya pencegahan dini demam berdarah, terlebih di musim penghujan seperti sekarang ini;

1. Pengasapan.

Pengasapan atau fogging perlu dilakukan sebelum maupun setelah ada wabah DBD, agar dampaknya tidak meluas. Dibutuhkan kerjasama masyarakat dan Dinas Kesehatan terkait dalam hal ini. 

2. Penaburan Bubuk Abate

Pengasapan dapat membunuh nyamuk dewasa sedangkan penaburan bubuk abate di tempat tempat penampungan air dapat membunuh bibit atau larva nyamuk aedes aegypty penyebab demam berdarah.

3. Tidur berkelambu

Langkah ini wajib kiranya dilakukan jika wabah DBD sudah cukup meluas, terlebih kepada anak balita yang biasanya tidur dipagi hari. Karena Nyamuk Aedes Aegypty biasanya menggigit pada siang hari. Tak terkecuali pada malam hari. Penderita yang sudah atau diperkirakan terinfeksi DBD wajib tidur berkelambu agar tidak menulari yang masih sehat.


4. Menjaga kebersihan lingkungan

Langkah pertama adalah memperhatikan di sekitar rumah sendiri. 
  • Lingkungan yang kotor misalnya parit/kolam yang tergenang/tidak mengalir, perlu dialirkan jika saluran air tersumbat, selain itu tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat bertelur seperti kaleng bekas yang mampu menampung air hendaknya disingkirkan atau dikubur.
  • Baju-baju yang bergelantungan apalagi di tempat lembab rentan menjadi tempat berkumpulnya nyamuk.
  • Menguras bak mandi minimal seminggu sekali agar jentik-jentik nyamuk mati.
  • Kebersihan bersama di lingkungan bersama di RT atau RW juga perlu, hendaknya sering diadakan kerja bakti, karena jika rumah sendiri saja yang bersih, sedangkan tetangga sekitar masih jorok, tentu saja hal ini menjadi sia-sia.




Wednesday, November 14, 2012

Dampak Bersikap Keras Terhadap Anak

Kita sering berbicara tentang kenakalan remaja. Kalau kita coba menganalisa dan mencari apa saja sebab setiap kali ada anak nakal, maka perlu idtelusuri, Mengapa dia nakal? dalam situasi seperti apa dia hidup sehingga dia menjadi nakal?

Kenakalan seorang remaja adakalanya karena ketidakpuasan dalamdalam kehidupan keluarga. Dia sering dimarahi atau dicubit. Maka kalau ada kesempatan dia akan menjadi nakal. Dirumah mereka bersikap manis dan baik-baik, namun di luar kelakuan dan sifat kenakalannya muncul.

Hal seperti ini juga sering kita temui pada remaja SMA bahkan hingga usia perguruan tinggi. Pada usia ini mereka perlu perhatian dan pengungkapan perasaan. Orangtua yang bersikap keras mungkin akan menertawakan saat anaknya minta dimanja, butuh perhatian atau saat butuh sanjungan. Mungkin kehidupan orangtua dulunya keras shingga orangtua juga menurunkan cara tersebut ke anaknya. Niat baiknya bisa jadi agar anaknya menjadi disiplin. Namun jika niat tersebut dilakukan dengan cara yang tidak tepat akan berdampak buruk buat anak.

Misalnya seorang Ayah yang ingin anaknya yang baru berusia 5 tahun disuruh agar melakukan sesuatu serba teratur, termasuk dalam hal bermain, belajar, tidur, makan maupun aktivitas lainnya. anak memang patuh, diam dan menurut bila diperintah, namun hal tersebut karena didasari karena takut kepada ayahnya tadi. Nah di saat tidak berhadapan dengan sang ayah, dia biasanya akan berontak.

Ada pula orangtua yang cara memanggil anaknya dengan suara yang keras, begitu pula halnya saat melarang anak saat melakukan sesuatu terkadang disertai bentakan. Dengan cara demikian si anak akan kehilangan semangatnya untuk berfikir. Tidak kreatif dan tak ada inisiatif karena selalu takut dimarahi. pada dasarnya seorang anak jika disuruh dengan cara yang halus sudah cukup senang, sebaliknya jika perintah dengan bentakan, justru membuat anak bingung. 




Wednesday, October 3, 2012

Manfaat Sarapan Pagi

Alasan tidak sempat mebuat banyak orang sering melewatkan kegiatan yang namanya sarapan. padahal, sarapan sebenarnya adalah salah satu rahasia untuk menjaga kesehatan badan. Tak peduli seberapa sibuknya Anda, penting untuk mengisi bahan bakar untuk tubuh Anda sehingga energi terpenuhi paling tidak untuk 4-5 jam beraktivitas sebelum makan siang.

Sarapan adalah makanan yang dikonsumsi pada awal/pagi hari. Karena pada saat tidur di malam hari tubuh tetap beraktivitas dan membakar 500-600 kalori, karena itu pada pagi harinya tubuh membutuhkan asupan kalori lagi.

Menu sarapan pagi yang sehat dapat menurunkan berat badan, risiko diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Menu sehat tersebut antara lain adalah sereal tinggi serat, buah-buahan dan susu tanpa lemak.

Berikut beberapa manfaat sarapan pagi:

1. Sarapan memberi kekuatan metabolisme tubuh

Setelah tidur sepanjang malam, sarapan pagi dipertimbangkan sebagai waktu makan yang penting karena mengganti waktu malam yang tak terisi makanan serta menambah kebutuhan gula. Gula adalah sumber energi yang diserpa dari karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh. 
Dipagi hari, setelah tak mengkonsumsi makanan selama 12 jam, zat gula dalam tubuh turun ke tingkat yang paling rendah, saat ini terjadi tubuh menggantinya dengan melepas zat gula yang telah disimpan dalam lapisan otot dan liver yang disebut glycogen.


Selama tidur 12 jam tubuh puasa sepanjang malam dan dipagi hari Anda berada dalam tahap pertama merasa lapar. Melewatkan sarapan membuat tubuh tetap "dalam kelaparan", sedang mengkonsumsi makanan yang bagus akan memberi peningkatan metabolisme.

3. Menambah esensial nutrisi bagi tubuh

Sarapan menyediakan proporsi signifikan asupan total nutrisi untuk sepanjang hari dan menawarkan kesempatan untuk menkonsumsi makanan yang penuh nutrisi seperti zat besi, vitamin dan serat esensial, mineral lainnya yang hanya dapat diperoleh dari makanan.

4. Sarapan untuk bahan bakar otak

Untuk meningkatkan konsentrasi. sarapan memperbaiki kemampuan berfikir dan menjaga tetap berada dalam penampilan mental terbaik. Sarapan menyediakan bahan bakar bagi otak untuk meningkatkan kemampuan dalam pemecahan masalah dan ingatan. Karena itu sarapan sangat dianjurkan bagi para pelajar dan Anda yang membutuhkan konsentrasi tinggi dalam pekerjaan.

5. Menghindari makan tak terkontrol

Sarapan dengan baik akan menjaga tubuh dari rasa lapar berlebih, hal ini dapat mencegah makan berlebihan di tengah harinya. Makanan yang dikonsumsi saat sarapan mampu menahan lemak dan kalori tinggi dari makanan sepanjang hari. Saat meninggalkan sarapan, Anda akan cenderung mengalihkan rasa lapar dengan ngemil sepanjang pagi hingga menjelang makan siang. Dan hal ini mendorong kita mencari pelarian lain pada kopi atau minuman yang mampu meningkatkan energi.

Jadi, apapun menu yang Anda pilih untuk sarapan pagi, beri tubuh dan otak Anda energi yang dibutuhkan untuk dibawa sepanjang hari. Berlakulah baik pada diri sendiri, dan biasakan sarapan kepada keluarga terutama anak yang masih bersekolah.




-->

Saturday, September 15, 2012

Mengenal Penyakit Hepatitis A

Hepatitis secara umum berarti peradangan atau pembengkakan hati. Peradangan ini bisa disebabkan oleh minuman beralkohol, infeksi, obat-obatan, bahan kimia dan beracun dan bisa juga disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh.

Hepatitis A atau yang biasa disebut penyakit Kuning dalam masyarakat adalah peradangan hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis A. Namun tidak seperti Hepatitis B dan C, Hepatitis A tidak menyebabkan kerusakan kronis. Sekali saja menderita hepatitis A, otomatis tubuh akan membentuk antibodi secara permanen sehingga akan terhindar dari penyakit tersebut.

Hepatitis A adalah golongan penyakit hepatitis yang ringan dan jarang menyebabkan kematian. Masa inkubasi Hepatitis A terjadi antara 2-6 minggu sejak penularan terjadi, barulah penderita menunjukkan tanda-tanda dan gejala Hepatitis A.


penyebab hepatitis a gejala hepatitis a makalah hepatitis virus hepatitis penularan hepatitis hepatitis virus penyakit hepatitis

Penyebab dan Penularan Penyakit Hepatitis A


Beberapa hal yang dapat menyebabkan penyebaran penyakit Hepatitis A, yaitu:
  • melalui mulut, bisa melalui makanan yang tercemar atau tidak matang, minuman yang tercemar virus, atau benda-benda lain serta tangan kita sendiri yang sudah terkontaminasi Virus Hepatitis A.
  •  Sanitasi lingkungan yang buruk dan kebersihan diri yang kurang
  • Orang-orang yang berisiko tinggi misalnya; pembantu rumah tangga yang majikannya penderita Hepatitis A, pasangan seksual penderita Hepatitis A, Orang yang suka bepergian ke daerah epidemi hepatitis A, homoseksual dan pengguna obat-obatan ilegal/narkotika.

Gejala Hepatitis A


Banyak orang terkena infeksi virus hepatitis A tidak menunjukkan gejala yang signifikan atau apabila ada penderita tidak sadar kalau dia sudah mengidap hepatitis A. Pada minggu pertama, seseorang yang telah terjangkit penyakit hepatitis A akan mengalamai sakit seperti badan berwarna kuning, kulit dan mata kuning, keletihan, demam, pusing, mual, muntah-muntah, air kencing berwarna kecoklatan serta sakit di sekitar hati. Adapun demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus tidak seperti demam lainnya seperti demam berdarah yang kadang naik kadang turun ke normal, TBC, tiphus.

Cara Penanganan Hepatitis A


Penderita yang menunjukkan gejala hepatitis A eperti minggu pertama munculnya yang disebut penyakit kuning, letih, diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas, memperbanyak istirahat, memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi, menghindari obat-obatan yang dapat merusak fungsi hati. serta menghindari minum minuman beralkohol.

Segera hubungi dokter atau pos pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif dan mendapatkan pengobatan dari gejala yang timbul seperti obat penurun panas, Paracetamol. Vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta obat-obatan yang dapat mengurangi rasa mual dan muntah. 

Mencegah penyakit Hepatitis A.


Untuk mencegah agar tidak terjangkit penyakit dan virus Hepatitis A dapat dilakukan dengan cara:
  • Menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah
  • Memasak makanan hingga benar-benar matang dan minum air yang telah direbus sampai mendidih
  • Vaksinasi Hepatitis A apalgi buat bayi Anda ini sangat penting, karena usia anak-anak rentan terhadap virus ini
  • Terapi imunoglobulin jika dibutuhkan dan dekat dengan penderita Hepatitis A
  • Hati-hati terhadap jajanan pinggir jalan, karena kita tidak tahu bagaimana proses pembuatan, apalagi anak-anak yang sering membeli jajajan sembarangan baik di sekolah maupun di sekitar rumahnya


Imunisasi hepatitis A dapat dilakukan dalam bentuk sendiri (Havrix) atau dalam bentuk kombinasi dengan vaksin hepatitis B (Twinrix) Imunisasi Hepatitis A dilakukan dua kali yaitu vaksinasi dasar dan booster yang dilakukan 6-12 bulan setelahnya. sementara imunisasi hepatitis B dilakukan tiga kali, yaitu dasar, satu bulan dan 6 bulan kemudian. Imunisasi Hepatitis A sangat dianjurkan bagi mereka yang menghuni asrama dan sering jajan di luar rumah.



Sunday, September 9, 2012

Contoh Nama Bayi Islami Laki-laki dan artinya

Buat anda Ibu atau seorang ayah dan saya yakin setiap orang tua pasti menginginkan dan berharap anaknya menjadi anak yang saleh, berbakti kepada Ibu Bapak, dan pastinya berguna bagi masyarakat kelak saat mereka dewasa. Hal ini tentu di awali dengan awal yang baik, di awal sudah benar Insya Allah ke belakang pasti baik. Baik dari segi pendidikan formal, lingkungan pergaulan maupun dari sisi psikologis anak.

Salah satu cara ialah memberikan nama yang baik. Kita seorang muslim dilarang memberikan gelar-gelar yang buruk kepada sesama, gelaran yang buruk kepada anak tentunya berawal nama yang jelek juga. Nah disinilah perlunya kita memberikan nama yang baik untuk anak atau calon bayi kita.Jika Anda pengen tau nama-nama bayi islami untuk anak laki-laki, berikut ada beberapa contoh nama bayi.

Silakan dilihat-lihat mana nama yang bagus untuk calon bayi laki-laki Anda. Jika sudah mantap, bertanyalah kepada teman atau tetangga yang mengerti bahasa Arab bagaimana penulisan yang benar dalam bahasa latinnya.

inspirasi nama bayi, nama calon anak, contoh nama bayi laki-laki, nama bayi islami putra, nama anak yang baik menurut islam




ALIF  ( أ )

1. Aban  : نﺎـَـﺑَأ : perbuatan yang sangat jelas, nama putra khalifah ‘Utsman bin ‘Affan
2. Abiy  : ّﻲ ِﺑ َأ  : yang memiliki kepribadian yang kuat yang pantang tunduk terhadap tekanan
3. Abyan : ﻦَﻴْﺑَأ : yang lebih jelas
4. Adib : ﺐْﻳِدَأ  : sastrawan
5. Ahmad : ﺪَﻤْﺣَأ : yang banyak dipuji-puji, nama yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad dalam al-Qur’an
6. Arib : ﺐْﻳِرَأ : yang cerdik dan berakal
7. Arhab : ﺐَﺣْرَأ : yang lapang dada
8. Asad : ﺪَﺳَأ : singa (lambang keperkasaan)
9. Asmar : ﺮَﻤْﺳَأ : yang berkulilt coklat, abu-abu
10. As’ad : ﺪَﻌْﺳَأ : yang lebih bahagia
11. Asyqar : ﺮَﻘْﺷَأ : yang berambut pirang
12. Asyhab : ﺐَﻬْﺷَأ : warna putih yang bercampur hitam, sebutan lain bagi singa.
13. Ashil : ﻞْﻴِﺻَأ : yang asli
14. Anis : ﺲْﻴِﻧَأ : yang dapat menenangkan hati dari
kerisauan/keterasingan
15. Akram : مَﺮْآَأ :  yang lebih mulia
16. Aman : نﺎــَﻣَأ : rasa aman
17. Amin : ﻦــْﻴِﻣَأ : yang dapat dipercaya
18. Amir : ﺮْﻴِﻣَأ : Emir, pemimpin, yang memerintahkan
19. Anwar : َﻮ ْ ﻧ َأر  : yang lebih bercahaya
20. Arkan : ن ﺎ َآ ْ ر َأ  : pondasi, pokok
21. Awwab : باﱠوَأ : yang amat taat kepada Tuhan, julukan bagi nabi Daud 'alaihissalam
22. Ayib : ﺐِﻳﺁ : yang kembali
23. Ayyub : بْﻮﱡﻳَأ : yang banyak kembali, nama nabi
24. Islam : َﻠ ْ ﺳ ِإمﺎ  : keislaman
25. I’tisham : م ﺎ َﺼ ِﺘ ْ ﻋ ِا  : berpegang teguh
26. Iklil : ﻞْﻴِﻠْآِإ  : mahkota
27. Imam : مﺎـَﻣِإ : pemimpin
28. Iyhab : ب ﺎ ـ َﻬ ْ ﻳ ِإ  : pemberian
29. Usamah :ﺔَﻣﺎَﺳُأ   : singa, nama seorang shahabat yang amat dicintai oleh Rasulullah.

BA’  ( ﺒﻟاءﺎ )

1. Bady : يِدﺎَﺑ : yang terlihat secara jelas
2. Badzil : لِذﺎَﺑ : yang berusaha dengan sekuat tenaga
3. Bahi : ﻲِهﺎَﺑ : yang cerdik dan baik, yang berbangga
4. Bari’ : عِرﺎَﺑ : yang menonjol dalam setiap pekerjaan
5. Basim : ﻢِﺳﺎَﺑ : yang tersenyum
6. Basil : ﻞِﺳﺎَﺑ : yang sangat berani
7. Baqir : ﺮِﻗﺎَﺑ : yang memiliki kedalaman ilmu
8. Badr : رْﺪَﺑ : bulan purnama
9. Badri :يِرْﺪَﺑ    : julukan bagi shahabat yang mengikuti perang badar, dinisbatkan kepada bulan purnama
10. Barraq : قاﱠﺮَﺑ : yang berkilauan, cemerlang
11. Barakat : ت ﺎ َآ َﺮ َﺑ  : keberkahan yang banyak
12. Basyir : ﺮْﻴِﺸَﺑ : yang memberikan kabar gembira
13. Basysyar : رﺎﱠﺸَﺑ : yang banyak memberikan kabar gembira
14. Bahri : يِﺮْﺤَﺑ : yang dinisbatkan kepada laut
15. Bahij :ﺞْﻴﻬِﺑَ  : yang ceria, elok
16. Bashri :  يِﺮْﺼَﺑ : yang dinisbatkan kepada kota Bashrah
17. Bilal : ل ﺎ َﻠ ِﺑ  : air atau susu yang dapat membasahi tenggorokan, nama muazzin Rasulullah
18.  Burhan : نﺎـَهْﺮُﺑ : bukti, argumentasi  

TA’ (ءﺎﺘﻟا)

1. Taib : ﺐِﺋﺎَﺗ : yang bertaubat
2. Taiq : ﻖِﺋﺎَﺗ : yang merindu
3. Tajir : ﺮِﺟﺎَﺗ : saudagar, pedagang
4. Tamimi :ﻲِﻤْﻴﻤِﺗَ  : dinisbatkan kepada Tamim, nama sebuah kabilah Yaman
5. Taqy : ﻲِﻘَﺗ : Ahli taqwa
6. Taufiq : ﻖْﻴِﻓْﻮَﺗ : taufiq, petunjuk, kesesuaian
7. Tahsin : ﻦْﻴِﺴْﺤَﺗ : perbaikan, memperindah
8. Tibyan : نﺎَـﻴْﺒِﺗ : penjelasan, keterangan

TSA’ (ءﺎﺜﻟا)

1. Tsabit : ﺖِﺑﺎَﺛ : yang kokoh, tegar, kuat
2. Tsamin :ﻦـْﻴﻤِﺛَ  : yang berharga
3. Tsaqib : ﺐِﻗﺎَﺛ : yang memiliki otak yang cerdas, tajam
4. Tsariy : يِﺮَﺛ : hartawan

JIIM (ﻢﻴﺠﻟا)

1. Jabir : ﺮِﺑﺎَﺟ : yang menggantikan apa yang hilang, nama seorang shahabat Nabi yang terkenal (Jabir bin ‘Abdullah)
2. Jasir : ﺮِﺳﺎَﺟ : pemberani
3. Jasim : ﻢِﺳﺎَﺟ : yang tinggi, besar
4. Jarir : ﺮْﻳِﺮَﺟ : Tali pengikat onta, nama salah seorang shahabat
5. Jamil :ﻞْﻴﻤِﺟَ  : indah, gagah
6. Jauhar : ﺮَهْﻮَﺟ : permata berlian
7. Jahuri : يِرْﻮُﻬَﺟ : yang memiliki suara yang jelas dan besar
8. Jihad : د ﺎ َﻬ ِﺟ  : Jihad, perang suci
9. Jubran : ناَﺮْﺒُﺟ : sama dengan arti kata Jabir diatas (derivasi darinya)
10. Jubair : ﺮْﻴَﺒُﺟ : sama dengan arti kata Jabir (diminutif/tashghir darinya)

Contoh nama bayi laki-laki islami

HA’ (ءﺎﺤﻟا)

1. Habib : ﺐْﻴَﺒُﺣ : orang yang dikasihi
2. Hatim : ﻢِﺗﺎَﺣ : orang yang diserahi perkara, orang yang dijadikan sebagai simbol kedermawanan oleh bangsa Arab
3. Harits : ثِرﺎَﺣ : yang membajak tanah, salah satu nama yang dianjurkan oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam
4. Hazim : مِزﺎَﺣ : yang berkemauan keras dan bersikap tegas
5. Hasyid : ﺪِﺷﺎَﺣ : yang mengumpulkan, menghimpun orang
6. Hafizh : ﻆِﻓﺎَﺣ : yang memelihara, menjaga, yang menghafal
7. Hamid : ﺪِﻣﺎَﺣ :  yang memuji, bertahmid
8. Hajjaj : جﺎﱠﺠَﺣ  : yang banyak melaksanakan haji, yang punya argumentasi
9. Hasan : ﻦَﺴَﺣ : yang baik, bagus, indah, nama cucu nabi Shallallahu 'alaihi wasallam
10. Hassan : نﺎﱠﺴَﺣ : yang banyak baiknya, keindahannya
11. Hakam : ﻢَﻜَﺣ : hakim, pemutus hukum, wasit
12. Halif : ﻒْﻴِﻠَﺣ : rekanan, sekutu, kongsi
13. Hammad :  دﺎﱠﻤَﺣ : yang banyak memuji
14. Hamdan : ن ا َﺪ ْ ﻤ َﺣ  : yang banyak memuji
15. Hanbaly : ﻲِﻠَﺒْﻨَﺣ  : pengikut mazhab Imam Ahmad bin Hanbal
16. Hanif : ﻒْﻴِﻨَﺣ : yang berpegang teguh pada Islam, yang lurus
17. Hashshad : دﺎﱠﺼَﺣ : yang banyak mendapatkan (sesuatu)
18. Hayyan : نﺎﱠـﻴَﺣ : hidup
19. Haidar : رَﺪْﻴَﺣ : Pemberani
20. Hibban : نﺎﱠـﺒِﺣ : yang banyak dikasihi
21. Hilmi : ﻲِﻤْﻠِﺣ : dinisbatkan kepada kata hilm, yaitu lembah lembut, tenang dalam bertindak
22. Himyar : ﺮَﻴْﻤِﺣ : nama suku di Yaman
23. Husam : مﺎَـﺴُﺣ : pedang yang tajam
24. Husain : ﻦْﻴَﺴُﺣ : yang bagus, indah (diminutif dari kata husn)

KHA’ (ءﺎﺨﻟا)

1. Khazin : نِزﺎَﺧ : yang menyimpan
2. Khasyi’ : ﻊِﺷﺎَﺧ : yang khusyu’
3. Khathir : ﺮِﻃﺎَﺧ : hati, pikiran yang terbersit
4. Khalid : ﺪِﻟﺎَﺧ : kekal, abadi, nama salah seorang shahabat tersohor dan ahli perang (Khalid bin walid)
5. Khalish : ﺺِﻟﺎَﺧ : yang murni, ikhlas
6. Khajil : ﻞْﻴِﺠَﺧ : pemalu
7. Khashib : ﺐْﻴِﺼَﺧ : subur
8. Khadhir : ﺮِﻀَﺧ : yang hijau
9. Khathib : ﺐْﻴِﻄَﺧ : penceramah, yang berbicara
10. Khaththab : بﺎﱠﻄَﺧ : yang banyak berceramah, pintar bicara
11. Khalaf : ﻒَﻠَﺧ : pengganti, yang datang kemudian, keturunan
12. Khaldun : نْوُﺪْﻠَﺧ : kekal, abadi
13. Khalifah : ﺔَﻔْﻴِﻠَﺧ : penguasa dalam negara Islam, pengganti, pemimpin
14. Khalil : ﻞْﻴِﻠَﺧ : teman akrab yang dekat dan dikasihi
15. Khair : ْ ﻴ ٍَﺧﺮ      : yang baik
16. Khuzaimah : ﺔ ـ َﻤ ْ ﻳ َﺰ ُﺧ   : pohon yang bunganya sangat sedap (diminutive dari kata khuzam)

Daal (لاﺪﻟا)

1. Daris : سِراَد : pelajar
2. Daud : دُواَد : nama Nabi
3. Daly : ﻲِﻟاَد : buah anggur yang tidak terlalu hitam
4. Dany : ﻲِﻧاَد : yang dekat
5. Daffa’ : عﺎﱠﻓَد : yang (banyak) mempertahankan diri
6. Dafi’ : ﻊِﻓاَد : yang mempertahankan, mendorong, motivasi
7. Dalil : ﻞْﻴِﻟَد : penunjuk jalan, guide, panduan, sapaan

DZAL (لاﺬﻟا)

1. Zakir : ﺮِآاَذ : yang berzikir, yang ingat
2. Zakir : ﺮْﻴِآَذ : yang baik daya ingatnya
3. Zakwan : ن ا َﻮ ْ آ َذ  : yang sangat cerdas
4. Zaky : ّﻲ ِآ َذ  : yang cerdas
5. Zulfiqar : ر ﺎ َﻘ ِﻔ ْ ﻟ ا  وُذ : nama pedang ‘Ali bin Abi Thalib
6. Zulfahmi : ﻢْﻬَﻔﻟْا وُذ : yang memiliki pemahaman

RA’ (ءاﺮﻟا)

1. Ra’id : َرﺪِﺋا  : pemimpin, pencetus
2. Ra’if : ﻒِﺋاَر : yang memiliki rasa kasihan
3. Rajih :  ﺢِﺟاَر : yang kuat, tajam akalnya
4. Raji  : ﻲِﺟاَر : orang yang berharap
5. Rasikh : ﺦِﺳاَر : yang kokoh, dalam ilmunya
6. Rasyid : ﺪِﺷاَر : yang memberi petunjuk/nasehat, sudah berusia baligh
7. Raghib : ﺐِﻏاَر : yang memiliki keinginan
8. Raki’ : ﻊِآاَر : yang ruku’/menundukkan kepala, yang shalat
9. Ramiz : ﺰِﻣاَر : yang memberi isyarat atau kode, menandai
10. Ramy : ﻲِﻣاَر : yang melempar, pemanah
11. Rabi’ : ﻊ ـ ْ ﻴ ِﺑ َر  : musim semi
12. Rajab : ﺐَﺟَر : bulan rajab, pengagungan
13. Rahhab : بﺎﱠﺣَر : yang sangat menyambut, antusias, yang (banyak) berlapang dada
14. Razin : ﻦْﻳِزَر : yang cemerlang (otaknya), penuh kesungguhan
15. Rassam : مﺎﱠﺳَر : yang menggambar
16. Rasyad : د ﺎ َﺷ َر  : lurus, yang mendapat petunjuk
17. Rasyid : ﺪ ـ ْ ﻴ ِﺷ َر  : yang mendapat petunjuk
18. Rasyiq : ﻖْﻴِﺷَر : perawakan tubuhnya bagus, tangkas
19. Ramzi : يِﺰْﻣَر : dinisbatkan kepada simbol, simbolik
20. Ramadhan : ن ﺎ َﻀ َﻣ َر  : bulan ramadhan, panas yang sangat
21. Rafi’ : ﻊْﻴِﻓَر : yang tinggi
22. Raihan : نﺎـَﺤْﻳَر : aroma, buah yang baunya wangi
23. Rizq : قْزِر : anugerah, rizki
24. Ridhwan : ن ا َﻮ ْ ﺿ ِر  : kerelaan, keridhaan
25. Rifqy : ﻲِﻘْﻓِر : dinisbatkan kepada kelemahlembutan, rasa belaskasih
26. Riyadh : ض ﺎ َﻳ ِر  : taman
27. Ridha : ﺎَﺿِر : kerelaan
28. Rusyd : ﺪْﺷُر : petunjuk
29. Rusydi : يِﺪْﺷُر : yang bersifat petunjuk

Makna nama bayi laki-laki islam

ZAI (ياﺰﻟا)

1. Zari’ : عِراَز : yang menanam
2. Zahid : ﺪِهاَز : yang bersahaja, zuhud
3. Zahir : ﺮِهاَز : yang cemerlang, berseri-seri
4. Zahy : ﻲِهاَز : wajah yang elok
5. Zayyat : تﺎﱠـﻳَز : dinisbatkan kepada kata zait (minyak): tukang minyak
6. Zaky : ّﻲ ِآ َز  : Yang bersih, suci
7. Zaid : ﺪْﻳَز : yang bertambah
8. Zahrani : ﻲ ِﻧ ا َﺮ ْ ه َز  : yang berseri-seri
9. Ziyad : دﺎَـﻳِز : yang bertambah

SIN (ﻦﻴﺴﻟا)

1. Sais  : ﺲِﺋﺎَﺳ : yang menyiasati
2. Sabiq : ﻖِﺑﺎَﺳ : yang terdahulu
3. Satir : ﺮِﺗَﺎﺳ : yang menutupi sesuatu
4. Sajid : ﺪِﺟﺎَﺳ : yang bersujud
5. Sakhin : ﻦِﺧﺎَﺳ : yang panas
6. Sa’i  : ﻲِﻋﺎَﺳ : yang berusaha, berjalan cepat
7. Saqy : ﻲِﻗﺎَﺳ : yang menuangkan (air)
8. Salim : ﻢِﻟﺎَﺳ : yang selamat, sehat dan segar bugar
9. Samih : ﺢِﻣﺎَﺳ : yang pema’af, yang mulia hatinya
10. Sami : ﻲِﻣﺎَﺳ : yang mulia, tinggi
11. Sahir : ﺮِهﺎَﺳ : yang berjaga di tengah malam, tidak tidur
12. Sabbah : حﺎﱠـﺒَﺳ : perenang
13. Sakhiy : ّﻲ ِﺨ َﺳ  : yang dermawan, murahhati
14. Sa’ad : ﺪْﻌَﺳ : kebahagiaan
15. Sa’id : ﺪْﻴِﻌَﺳ : yang bahagia
16. Sa’dun : نْوُﺪْﻌَﺳ : yang bahagia
17. Safar : ﺮَﻔَﺳ : perjalanan
18. Salman : نﺎـَﻤْﻠَﺳ : yang selamat
19. Sahal : ﻞْﻬَﺳ : yang mudah
20. Sayyaf : فﺎﱠـﻴَﺳ : yang memegang pedang, ahli pedang
21. Sayyid : ﺪـﱢﻴَﺳ : pemuka, pemimpin
22. Sidr : رْﺪِﺳ : daun bidara
23. Siraj : ج ا َﺮ ِﺳ  : lentera, lampu
24. Sudais : ﺲْﻳَﺪُﺳ : diminutif dari kata as-sudus ; seper-enam
25. Surur : رْوُﺮُﺳ : kegembiraan
26. Su’ud  : دْﻮُﻌُﺳ : kebahagiaan, nama raja Kerajaan Arab Saudi
27. Sulthan : نﺎَﻄْﻠُﺳ : yang memiliki kekuasaan, sultan
28. Suhail : ﻞْﻴَﻬُﺳ : diminutif dari kata sahl : mudah

SYIN (ﻦﻴﺸﻟا)

1. Syabb : ّب ﺎ َﺷ  : pemuda
2. Syady : يِدﺎَﺷ : yang merangkai sya’ir
3. Syarih : حِرﺎَﺷ : yang menjelaskan, menerangkan, mensyarah, yang lapangdada
4. Syathir : ﺮِﻃَﺎﺷ : genius
5. Syathibi : ّﻲ ِﺒ ِﻃ ﺎ َﺷ  : nama ulama terkemuka
6. Sya’ir : ﺮِﻋﺎَﺷ : penyair
7. Syafi’ : ﻊِﻓﺎَﺷ : yang memberi pertolongan
8. Syafi’i : ّﻲ ِﻌ ِﻓ ﺎ َﺷ  : dinisbatkan kepada Imam asy-Syafi’i
9. Syakir : ﺮِآﺎَﺷ : yang bersyukur
10. Syamil : ﻞِﻣﺎَﺷ : komplit, universal, yang mencakup
11. Syamikh : ﺦِﻣﺎَﺷ : yang tinggi, kokoh
12. Syahy : ﻲِهﺎَﺷ : yang memiliki keinginan
13. Syaj’an : ن ﺎ َﻌ ْ ﺠ َﺷ  : yang sangat pemberani
14. Syaddad : داﱠﺪَﺷ : yang kuat, keras
15. Syarif : ﻒْﻳِﺮَﺷ : yang mulia, terhormat
16. Syarik : ﻚْﻳِﺮَﺷ : kongsi, sekutu
17. Sya’rani : ﻲ ِﻧ ا َﺮ ْ ﻌ َﺷ  : dinisbatkan kepada kata sya’r ; rambut
18. Syaghghaf : َﺷفﺎﱠﻐ  : yang memiliki keinginan yang amat sangat, tergila-gila, mabuk kepayang
19. Syafiq : ﻖْﻴِﻔَﺷ  : yang halus perasaannya, penuh belas kasih
20. Syaqiq : ﻖ ْ ﻴ ِﻘ ََﺷ  : sekandung, terbelah
21. Syakib : ﺐْﻴِﻜَﺷ : yang memberi balasan kebaikan
22. Syakkar : رﺎﱠﻜَﺷ : yang banyak bersyukur, terimakasih
23. Syakur : رْﻮُﻜَﺷ : yang banyak bersyukur, terimakasih
24. Syammakh : خﺎﱠـَﻤﺷ : yang amat tinggi, kokoh
25. Syairazy : ي ِز ا َﺮ ْ ﻴ َﺷ  : dinisbatkan kepada kata syairaz ; nama kota di Persia/Iran sekarang, nama ulama terkenal
26. Syihab : ب ﺎ َﻬ ِﺷ  : bintang meteor, cahaya api
27. Syu’aib : ﺐْﻴَﻌُﺷ : nama nabi, diminutif dari kata sya’b ;bangsa, suku
28. Syuja’ : عﺎَﺠُﺷ : pemberani
29. Syuraih : ﺢْﻳَﺮُﺷ : diminutif dari kata syarh ; penjelasan, lapang dada, lega
30. Syurahbil : ﻞْﻴِﺒْﺣَﺮُﺷ : nama seorang shahabat

Shad (دﺎﺼﻟا)

1. Sha-ib : ﺐِﺋﺎَﺻ : yang bertindak benar
2. Sha-id : ﺪِﺋﺎَﺻ : yang berburu
3. Sha-in : ﻦِﺋﺎَﺻ  : yang menjaga
4. Sha’im : ﻢِﺋﺎَﺻ : yang berpuasa
5. Shabir : ﺮِﺑﺎَﺻ : penyabar
6. Shahib : ﺎَﺻﺐِﺣ  : teman, shahabat, yang menyertai
7. Shahy : ﻲِﺣﺎَﺻ : yang berteriak, bangun
8. Shadir : رِدﺎَﺻ : yang mengeluarkan, menerbitkan, bersumber
9. Shadiq : قِدﺎَﺻ : yang jujur
10. Sharif : فِرﺎَﺻ : yang mengalihkan (perhatian, dst), yang merubah
11. Sharim : مِرﺎَﺻ : yang tegas, tajam
12. Sha’id : ﺪِﻋﺎَﺻ : yang memanjat, menaiki
13. Shafih : ﺢِﻓﺎَﺻ : pemaaf
14. Shafy : ﻰِﻓﺎَﺻ : yang suci, murni, bersih, tidak keruh
15. Shalih : ﺢِﻟَﺎﺻ : orang yang shalih, sesuai
16. Shamit :  ﺖِﻣﺎَﺻ : yang diam tidak banyak bicara
17. Shamid : ﺪِﻣﺎَﺻ : yang tegar
18. Shabbah : حﺎﱠﺒَﺻ : yang mengucapkan selamat pagi
19. Shahafy : ّﻲ ِﻔ َﺤ َﺻ  : wartawan
20. Shakhar : ﺮْﺨَﺻ : batu yang keras, karang
21. Shaddam : ماﱠﺪَﺻ : yang membenturkan
22. Sharraf : فاﱠﺮَﺻ : kasir
23. Shafar : ﺮَﻔَﺻ : bulan shafar
24. Shafwat : تَﻮْﻔَﺻ : jernih, bersih, bening
25. Shafwan : ن ا َﻮ ْ ﻔ َﺻ  : jernih, bersih, nama seorang shahabat, batu besar yanghalus/licin
26. Shafih : ﺢْﻴِﻔَﺻ : pedang yang tajam, lempengan
27. Shafir : ﺮْﻴِﻔَﺻ : terompet, siulan
28. Shafrawy : ي ِو ا َﺮ ْ ﻔ َﺻ  : dinisbatkan kepada kata “shufr”; kuning, kekuningkuningan
29.Shaqr : ﺮْﻘَﺻ: burung elang
30. Shaql : ﻞْﻘَﺻ : tajam
31. Shalah : ح ﺎ َﻠ َﺻ : keshalihan, kecocokan
32. shahl : ﻞْﻬَﺻ : suara kuda
33. Shawwan : ناﱠﻮَﺻ : yang menjaga (diri, dsb)
34. Shayyad : دﺎـﱠﻴَﺻ : ahli berburu
35. Shaidaly : ّﻰ ِﻟ َﺪ ْ ﻴ َﺻ  : apoteker
36. Shiddiq : ﻖـْﻳﱢﺪِﺻ : yang amat jujur
37. Shirath : ط ا َﺮ ِﺻ  : jalan
38. Shulhi : ّﻲ ِﺤ ْ ﻠ ُﺻ  : dinisbatkan kepada kata shulh ; perdamaian
39. Shuwailih : ﺢِﻠْﻳَﻮُﺻ : diminutif dari kata shalih
40. Shuhaib : ﺐْﻴَﻬُﺻ : julukan bagi singa, nama seorang shahabat terkenal Shuhaib ar-Ruumy


DHAD (دﺎﻀﻟا)

1. Dhabith : ﻂِﺑﺎَﺿ : kapten, yang mencocokkan, yang kuat hafalannya
2. Dhahik : ﻚِﺣﺎَﺿ : yang tertawa
3. Dhamin : ِﻣ ﺎ َﺿﻦ  : yang menjamin, menanggung
4. Dhawy : يِوﺎَﺿ : bercahaya
5. Dhahhak : كﺎﱠﺤَﺿ : yang banyak tertawa
6. Dhamir : ﺮْﻴِﻤَﺿ : perasaan
7. Dhaif : ﻒْﻴَﺿ : tamu
8. Dhiman : نﺎـَﻤِﺿ : jaminan
9. Dhubaib : ﺐْﻴَﺒٌﺿ : diminutif dari kata dhabb ; sejenis biawak
10. Dhuha : ﻰَﺤٌﺿ  : waktu dhuha, sebelum matahari tergelincir

THA’ (ءﺎﻄﻟا)

1. Thaif : ﻒِﺋَﺎﻃ : yang berkeliling/melakukan thawaf, nama kota di Arab Saudi
2. Thahin : ﻦِﺣﺎَﻃ : yang menumbuk
3. Tharih : حِرﺎَﻃ : yang melemparkan (pendapat, dsb), yang membuang
4. Tharid : دِرﺎَﻃ : yang mengusir
5. Thariq : قِرﺎَﻃ : yang datang waktu malam, yang mengetuk, nama seorang pahlawan Islam terkenal (Thariq bin Ziyad)
6. Thazij : جِزﺎَﻃ : yang segar (makanan, dsb), steril
7. Thaqim : ﻢِﻗﺎَﻃ : pilot
8. Thalib : ﺐِﻟﺎَﻃ : yang menuntut, mencari, mahasiswa
9. Thamih : ﺢِﻣﺎَﻃ : yang antusias
11. Thahir : ﺮِهﺎَﻃ : yang suci, bersih
12. Thabari : يِﺮَﺒَﻃ : nama seorang Mufassir terkenal (Imam ath-Thabari)
13. Thabrani : ﻲ ِﻧ ا َﺮ ْ ﺒ َﻃ  : nama seorang Muhaddits (ahli hadits) terkenal (Imam athThabrani)
14. Thahhan : نَﺎّﺤَﻃ : orang yang menumbuk (sesuatu)
15. Thalal : ل ﺎ َﻠ َﻃ  : tempat yang tinggi
16. Thayyar : رﺎﱠﻴَﻃ : penerbang, pilot
17. Thayyib : ﺐﱢﻴَﻃ : yang baik, enak, suci
18. Thiraz : ز ا َﺮ ِﻃ  : ukuran, model, tipe
19. Thufail : ﻞْﻴَﻔُﻃ : diminutif dari kata thifl ; anak kecil


ZHA’ (ءﺎﻈﻟا)

1. Zha’in : ﻦِﻋﺎَﻇ : yang bepergian pada siang hari yang terik
2. Zhafir : ﺮِﻓﺎَﻇ : yang menang, beruntung
3. Zhahir : ﺮِهﺎَﻇ : bagian luar, lahiriah, terang, nampak
4. Zharif : ﻒْﻳِﺮَﻇ : cerdik, terang
5. Zhafran : ن ا َﺮ ْ ﻔ َﻇ  : yang menang, beruntung
6. Zhahran : ن ا َﺮ ْ ﻬ َﻇ  : bagian belakang, nama kota di Arab Saudi

‘AIN (ﻦﻴﻌﻟا)

1. ‘Aif  : ﻒِﺋﺎَﻋ : yang menjaga kesucian dirinya, penjijik
2. ‘Aisy : ﺶِﺋﺎَﻋ : yang hidup
3. ‘Abid : ﺪِﺑﺎَﻋ : ahli ‘ibadah
4. ‘Abir : ﺮِﺑﺎَﻋ : yang melewati, musafir
5. ‘Aji  : ﻲِﺟﺎَﻋ : dinisbatkan kepada kata ‘aajj ; gading, berkebangsaan negara Pantai Gading
6. ‘Adil : لِدﺎَﻋ : yang adil
7. ‘Arif : فِرﺎَﻋ : yang mengetahui, mengenal
8. ‘Azil : لِزﺎَﻋ : yang mengasingkan diri, tidak mempersenjatai diri
9. ‘Asyur : رْﻮُﺷﺎَﻋ : ke-sepuluh
10. ‘Athif : ﻒِﻃﺎَﻋ  : yang lembut, penuh kasih
11. ‘Aqil : ﻞِﻗﺎَﻋ : yang berakal, cerdas
12. ‘Alim : ﻢِﻟﺎَﻋ : yang berpengetahuan, seorang ‘alim
13. ‘Ammiy : ّﻲ ِّﻣ ﺎ َﻋ  : yang ‘awam, biasa
14. ‘Ayid : ﺪِﻳﺎَﻋ : yang kembali
15. ‘Abbad : دﺎﱠﺒَﻋ : ahli/yang banyak beribadah
16. ‘Abud : دْﻮُﺒَﻋ : ahli ibadah
17. ‘Abqary : ّي ِﺮ َﻘ ْ ﺒ َﻋ  : yang jenius
18. ‘Atid : ﺪْﻴِﺘَﻋ : yang selalu hadir
19. ‘Atiq : ﻖْﻴِﺘَﻋ : hamba yang dimerdekakan, yang sudah tua, sebutan buat Ka’bah (al-Baitul ‘Atiq)
20. ‘Ajam : ﻢَﺠَﻋ : orang asing, selain ‘Arab
21. ‘Adnan : نَﺎﻧْﺪَﻋ : salah seorang nenek moyang Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam
22. ‘Arafat : ت ﺎ َﻓ َﺮ َﻋ   : jamak dari ‘arafah ; nama bukit di Mekkah tempat melakukan haji
23. ‘Azzam : ماﱠﺰَﻋ : yang berkemauan kuat (bertekad bulat)
24. ‘Atha’ : ء ﺎ َﻄ َﻋ  : pemberian
25. ‘Aththar : رﺎﱠﻄَﻋ : yang suka memakai wewangian, tukang minyak wangi
26. ‘Aththas : سﺎﱠﻄَﻋ : yang bersin, nama suku di Yaman
27. ‘Affan : ـﱠﻔَﻋنﺎ  : yang banyak menjaga kesucian dirinya, nama ayah khalifah ketiga, ‘Utsman bin ‘Affan
28. ‘Afif : ﻒْﻴِﻔَﻋ : yang menjaga kesucian dirinya
29. ‘Aqid : ﺪِﻗﺎَﻋ : yang beraqad, berjanji
30. ‘Aqqad : دﺎﱠﻘَﻋ : yang banyak beraqad, berjanji
31. ‘Ali : ّﻲ ِﻠ َﻋ  : yang tinggi, nama khalifah ke-empat, ‘Ali bin Abi Thalib
32. ‘Alqamah : ﺔ ـ َﻤ َﻘ ْ ﻠ َﻋ  : nama seorang shahabat
33. ‘Allaf : فﺎﱠﻠَﻋ : yang memberi  makanan binatang
34. ‘Ammar : رﺎـﱠﻤَﻋ : yang banyak menta’mir, yang panjang umur, nama seorang shahabat ‘Ammar bin Yasir
35. ‘Amru : وُﺮْﻤَﻋ : nama seorang shahabat ‘Amru bin al-‘Ash
36. ‘Ayyasy : شﺎﱠﻴَﻋ : yang panjang umur, penjual roti
36. ‘Ibad : د ﺎ َﺒ ِﻋ  : jamak dari kata ‘abd ; hamba
37. ‘Irfan : ن ﺎ َﻓ ْ ﺮ ِﻋ  : kebaikan
38. ‘Izzat : تﱠﺰِﻋ : keagungan, kebanggaan, ‘izzah
39. ‘Isham : م ﺎ َﺼ ِﻋ  : berpegang teguh
40. ‘Ishmat : ﺖَﻤْﺼِﻋ : penjagaan, pegangan
41. ‘Ikrimah : ﺔَﻣِﺮْﻜِﻋ : nama seorang shahabat, ‘Ikrimah bin Abu Jahal
42. ‘Imad :  د ﺎ َﻤ ِﻋ    : pondasi, tiang
43. ‘Imarah : ة َر ﺎ َﻤ ِﻋ  : Penta’miran, peramaian
44. ‘Iwadh : ضَﻮِﻋ : pengganti
45. ‘Ied : ﺪْﻴِﻋ  : Hari besar, perayaan
46. ‘Ubadah : ةَدﺎَﺒُﻋ : nama seorang shahabat, banyak melakukan ‘ibadah.
47. ‘Ubaid : ﺪْﻴَﺒُﻋ : diminutif/tashghir dari kata ‘Abd; hamba
48. ‘Utbah : ﺔَﺒْﺘُﻋ : lekuk liku lembah
49. ‘Utsaimin : ﻦْﻴِﻤْﻴَﺜُﻋ : nama seorang ulama besar Arab Saudi, Ibnu ‘Utsaimin; diminutif dari “Utsman”.
50. ‘Urbun : نْﻮُﺑْﺮُﻋ : pemberian
51. ‘Ukasyah : ﺔَﺷﺎَﻜُﻋ : nama seorang shahabat
52. ‘Ulwan : ناَﻮْﻠُﻋ : judul, tema, tanda

AL-GHAIN (ﻦﻴﻐﻟا)

1. Ghâbir : ﺮِﺑﺎَﻏ  : orang yang asing; anak jalan
2. Ghâzy :  يِزﺎَﻏ : orang yang berperang
3. Ghâlib : ﺐِﻟﺎَﻏ  : orang yang menang; yang banyak
4. Ghâly : ﻲِﻟﺎَﻏ  : bersifat mahal; berharga
5. Ghâmid : ﺪِﻣﺎَﻏ  : orang yang memasukkan pedang ke sarungnya; nama kabilah di Hijaz
6. Ghâmidy : يِﺪِﻣﺎَﻏ  : orang yang kabilahnya Ghâmid (dinisbatkan kepadanya)
7. Ghâssal : لﺎﱠﺴَﻏ  : pencuci, pembasuh
8. Ghassân : نﺎﱠﺴَﻏ  : air wadi di padang pasir
9. Ghannâm : مﺎﱠﻨَﻏ  : orang yang mendapatkan harta rampasan; orang yang menggunakan kesempatan; pengembala kambing
10. Ghandûr : رْوُﺪْﻨَﻏ : pemuda yang tampan
11. Ghayyâts : ثﺎﱠﻴَﻏ  : hujan yang banyak
12. Ghayûr : رْﻮُﻴَﻏ  : orang memiliki ghirah (kecemburuan) yang tinggi (terhadap agama, khususnya)
13. Ghulâm  : مَﻼُﻏ  : anak laki-laki

AL-FÂ’ (ءﺎﻔﻟا)

1. Fajr  : ﺮْﺠَﻓ : Fajar, shubuh
2. Fakhry : ّي ِﺮ ْ ﺨ َﻓ  : kebanggaaku; yang bersifat kebanggaan
3. Farras :    ساﱠﺮَﻓ : Cerdas dan tajam pemikirannya
4. Farhan :ن ﺎ َﺣ ْ ﺮ َﻓ   : Gembira; suka cita 
5. Farid :ﺪْﻳِﺮَﻓ  : Tidak ada bandingannya; sendirian
6. Fashih : ﺢْﻴِﺼَﻓ    : Orang yang fasih dan lancar berbicara
7. Fadhal :ﻞْﻀَﻓ   : Kebaikan; tambahan; lebihan sisa
8. Fathin :ﻦْﻴِﻄَﻓ  : Cerdik
9. Faqih : ﻪْﻴِﻘَﻓ : Ahli Fiqih; orang yang sangat paham
10. Falah :حَﻼَﻓ  : Keberuntungan; kemenangan
11. Fannan : نﺎﱠﻨَﻓ  : orang yang ahli seni; memiliki seni/bakat
12. Fawwaz : زاﱠﻮَﻓ : orang yang mendapatkan keberuntungan/kemenangan yang banyak
13. Fauzan :   ن ا َز ْ ﻮ َﻓ   : keberuntungan; kemenangan.
14. Fahd :ﺪْﻬَﻓ  : Macan kumbang/tutul
15. Fahmy : ّﻲ ِﻤ ْ ﻬ َﻓ  : Bersifat pemahaman
16. Fayyadh :   ضﺎﱠﻴَﻓ  : Banyak air; orang yang mulia; kinayah bagi orang yang suka berderma
17. Fairuz : زْوُﺮْﻴَﻓ  : Nama batu permata; nama seorang ulama (Fairuz Abady)
18. Faishal : ﻞَﺼْﻴَﻓ  : Pemimpin; Hakim; Yang memisahkan antara yang haq dan  yang bathil; pedang yang tajam.
19. Firazdaq :قَدْزَﺮِﻓ  : Serpihan-serpihan roti
20. Fikry : ّي ِﺮ ْ ﻜ ِﻓ  : Yang bersifat pemikiran
21. Fu`ad :داَﺆُﻓ  : Hati;akal
22. Fudlail : ﻞْﻴَﻀُﻓ : tashghir (diminutif) dari kata ‘Fadll’; nama seorang ulama terkenal ‘Fudlail bin ‘Iyadl’
23. Faiz : ﺰِﺋﺎَﻓ : Pemenang; orang yang beruntung; orang yang sukses
24. Fa`iq :ﻖِﺋﺎَﻓ  : Baik;istimewa;lebih menonjol dari yang lain
25. Fatih :ﺢِﺗﺎَﻓ  : Penakluk; pemimpin; pembuka
26. Fakhir :ﺮِﺧﺎَﻓ  : Orang yang bangga; mewah; terhormat
27. Fady :يِدﺎَﻓ  : Tawanan yang ditebus.
28. Faruq :        قْوُرﺎَﻓ  : Orang yang memisahkan antara haq dan batil; julukan bagi Umar bin Khaththab.
29. Faris :سِرﺎَﻓ  : Penunggang kuda; pemilik kuda;singa; pandai.
30. Fari` :عِرﺎَﻓ  : Tinggi menjulang; seperti  gunung; perawakan tinggi
31. Fadhil :ﻞِﺿﺎَﻓ  : Orang yang berbudi; yang utama; yang layak dihargai
32. Falih :ﺢِﻟﺎَﻓ  : Lurus; cocok
33. Fahim : ﻢِهﺎَﻓ : Orang yang paham, mengerti
34. Fayi` :    َﻓﻊِﻳﺎ   : Harum baunya

Contoh nama bayi islami untuk anak laki


AL-QÂF (فﺎﻘﻟا)


1. Qahthan : ن ﺎ َﻄ ْ ﺤ َﻗ : Nenek mo yang bangsa Arab dibagian selatan, nama suku                                    
2. Qarib : ﺐْﻳِﺮَﻗ : teman dekat; yang dekat; sebentar lagi
3. Qais  : ﺲْﻴَﻗ  : Kadar, ukuran; nama suku yang datang untuk belajar Islam kepada Rasulullah (‘Abdul Qais) dan nama salah seorang shahabat (Qais bin Sa’d)
4. Qindil : ﻞْﻳِﺪْﻨِﻗ : Lampu minyak
5. Qudamah : ﺔَﻣاَﺪُﻗ  : Lama; dahulu; nama seorang ulama fiqih terkenal (Ibnu Qudamah)
6. Quraisy : ﺶْﻳَﺮُﻗ  : Nama kabilah Arab terkemuka
7. Qurthuby : ّﻲ ِﺒ ُﻃ ْ ﺮ ُﻗ  : nama seorang ulama ahli tafsir; dinisbatkan kepada ‘Qurthub’ salah sebuah nama daerah di Andalus (Spanyol sekarang) yang dikenal dengan nama aslinya ‘Cordova’
8. Quzwainy : ﻲِﻨْﻳَوْﺰُﻗ : dinisbatkan kepada ‘Quzwain’ salah sebuah kota di Asia Tengah; dinisbatkan kepada salah seorang ulama hadits (Ibnu Majah al-Quzwainy)
9. Qushay : ّﻲ َﺼ ُﻗ   : Jauh pemikirannya; nama nenek moyang Rasulullah shallallâhu 'alaihi wa sallam
10. Quthb :  ﺐْﻄُﻗ : kutub; pemimpin; tetua kaum; akhir segala sesuatu
11. Qa’id : ﺪِﺋﺎَﻗ  : Komandan perang; ketua
12. Qabus : سْﻮُﺑﺎَﻗ  : Orang yang gagah; tampan dan baik kulitnya
13. Qasim : ﻢِﺳﺎَﻗ : Orang yang membagi; pemberi imbalan
14. Qashid : ﺪِﺻﺎَﻗ : Yang menuju kepada sesuatu; yang bermaksud untuk…

AL-KÂF (فﺎﻜﻟا )

Katsir : ﺮْﻴِﺜَآ : Yang banyak
Karim : ﻢْﻳِﺮَآ : Yang murah hati; dermawan; salah satu nama Allah
Kassab : بﺎﱠﺴَآ : yang banyak bekerja/ulet
Ka`b : ﺐْﻌَآ : Kehormatan; kemuliaan; ruas; tombak.
Kamal : ل ﺎ َﻤ َآ   : Kesempurnaan
Kanz : ﺰْﻨَآ : Harta simpanan; harta terpendam.
Kan`an : ن ﺎ َﻌ ْ ﻨ َآ  : Yang mengumpulkan; nama kaum yang menisbatkan
kepada Kan`an bin Nuh
Kinan : نﺎﱠﻨَآ : Harta simpanan; harta terpendam
Katib : ﺐِﺗﺎَآ : Penulis
Kasib : ﺐِﺳﺎَآ  : Orang yang rajin cari penghidupan
Kazhim : ﻢِﻇﺎَآ : Orang yang dapat mengekang amarah
Kamil :   ﻞِﻣﺎَآ   : Yang memiliki sifat-sifat baik lagi sempurna


AL-LÂM (مﻼﻟا  )

1.  Labib : ْ ﻴ ِﺒ َﻟﺐ   : Orang yang berakal; cerdik
2.  Lathif : ﻒْﻴِﻄَﻟ  :Lemah-lembut; kasih sayang; salah satu   asma Allah.
3.  Lu`ay : ّى َﺆ ُﻟ  : Kekuatan; nama nenek moyang Quraisy.
4.  Luthf  : ﻒْﻄُﻟ  : Kelemah lembutan; taufiq
5.  Luthfy : ُﻟﻲِﻔْﻄ   : dinisbatkan kepada Luthf; yang bersifat lemah lembut
6.  Luqaman : نﺎَﻤْﻘُﻟ  : Jalan terang; nama nabi terkenal kebijakannya.
7.  Labid : ﺪِﺑَﻻ : Singa

AL-MÎM ( ﻢﻴﻤﻟا )

1.  Ma`mun : نْﻮُﻣْﺄَﻣ : Orang yang dipercaya; nama salah seorang khalifah pada masa khilafah ‘Abbasiyyah
2. Mabkhut : تْﻮُﺨْﺒَﻣ  : Yang mempunyai keberuntungan
3. Mabruk : كْوُﺮْﺒَﻣ  : Orang yang diberkahi
4. Mahbub : بْﻮُﺒْﺤَﻣ  : Yang dicintai dan disenangi manusia
5. Mahjub : بْﻮُﺠْﺤَﻣ  : Yang tersembunyi; yang tertutup
6. Mahrus : سْوُﺮْﺤَﻣ  : Yang terjaga; orang yang berumur panjang
7. Mahfuzh : ظْﻮُﻔْﺤَﻣ   : Terjaga; terpelihara
8. Mahmud : دْﻮُﻤْﺤَﻣ  : Perikehidupannya terpuji
9. Makhzum :  مْوُﺰْﺨَﻣ  : Teratur; tersusun; nama nenek moyang Quraisy
10. Makhluf : فْﻮُﻠْﺨَﻣ   : Orang diikuti
11. Marjan :   ن ﺎ َﺟ ْ ﺮ َﻣ   : Butir-butir mutiara; tumpukan-tumpukan batu merah dilaut
12. Marzuq :  قْوُزْﺮَﻣ  : Yang memperoleh rizki; bernasab baik
13. Marwan :  ن ا َو ْ ﺮ َﻣ  : Batu yang keras; nama khalifah Umariyyah
14. Mas`ud :  دْﻮُﻌْﺴَﻣ   : Orang yang diberi kebahagiaan oleh Allah; yang beruntung
15. Masyhur : رْﻮُﻬْﺸَﻣ  : Terkenal diantara manusia
16. Mathar  :  ﺮَﻄَﻣ  : Hujan
17. Ma`ruf : فْوُﺮْﻌَﻣ  : Yang terkenal; kebaikan; rizki
18. Ma`in : ﻦْﻴِﻌَﻣ  : Air yang mengalir
19. Maqbul   : َﻣلْﻮُﺒْﻘ   : Diterima
20. Maqshud : دْﻮُﺼْﻘَﻣ  : Orang yang selalu dikehendaki orang lain
21. Makky : ﻰﱢﻜَﻣ  : Orang yang menisbatkan dirinya kepada kota Makkah
22. Malih : ﺢْﻴِﻠَﻣ  : Yang bermuka manis
23. Mamduh  : حْوُﺪْﻤَﻣ  : Orang terpuji
24. Manna` : عﺎﱠﻨَﻣ  : Kuat; perkasa
25. Mauhub : بْﻮُهْﻮَﻣ  : Yang dianugrahi
26. Mahdy  : ّي ِﺪ ْ ﻬ َﻣ    : Yang mendapat hidayah
27. Mahib : ﺐْﻴِﻬَﻣ  : Orang yang karismatik; ditakuti atau disegani oleh orang lain
28. Maimun : نْﻮُﻤْﻴَﻣ  : Yang mendapatkan berkah
29. Misy`al : ﻞَﻌْﺸِﻣ  : Sesuatu yang dinyalakan sebagai penerang; bejana tempat api
30. Mifdlal : ل ﺎ َﻀ ْ ﻔ ِﻣ    : orang yang diutamakan, memiliki kelebihan
31. Miqdad : د ا َﺪ ْ ﻘ ِﻣ   : Orang yang sering menghadang perbuatan buruk
32. Miqdam : م ا َﺪ ْ ﻘ ِﻣ     : orang yang berani
33. Mukmin :  ﻦِﻣْﺆُﻣ   : Orang yang beriman; yang memeberi keamanan; salah satu asma Allah.
34. Mu`ayyad : ﺪﱠﻳَﺆُﻣ  : Yang dikuatkan
35. Mubarak : كَرﺎَﺒُﻣ  : Diberkahi; bermanfaat.
36. Mubasysyir : ﺮﱢﺸَﺒُﻣ  : Yang memberi khabar gembira
37. Mutawakkil : ﻞﱢآَﻮَﺘُﻣ  : Yang mewakili; tunduk dan tawakkal kepada Allah.
38. Mutawally : ﻰﱢﻟَﻮَﺘُﻣ  : Penanggung
39. Mujahid : ﺪِهﺎَﺠُﻣ  : Pejuang; prajurid; orang yang berperang fisabilillah
40. Mujaddid : دﱢﺪَﺠُﻣ    : Pembaharu                  
41. Muhtasib : ﺐِﺴَﺘْﺤُﻣ  : Orang yang beramar ma’ruf nahi munkar; orang yang mengharap ridla Allah
42. Muhsin : ﻦِﺴْﺤُﻣ  : Orang yang berbuat baik dan tulus
43. Mukhtar :  رﺎَﺘْﺨُﻣ  : Orang Pilihan
44. Murad : داَﺮُﻣ  : Kehendak; maksud; nama sultan pada masa khilafah
‘Utsmaniyyah
45. Murtadla : ﻰَﻀَﺗْﺮُﻣ   : Orang yang diridhai Allah dan diridhai manusia
46. Mursyid :   ﺪِﺷْﺮُﻣ  : Pemberi pentunjuk dan peringatan
47. Muslim : ﻢِﻠْﺴُﻣ  : Orang Islam; yang berserah diri
48. Musyary : ىِرﺎَﺸُﻣ  : Pemetik madu lebah; kaya
49. Musthafa : ﻰَﻔَﻄْﺼُﻣ  : Pilihan; julukan untuk Nabi  Shallallahu Alaihi wa Sallam
50. Mush`ab : ﺐَﻌْﺼُﻣ  : Unta yang sukar dinaiki; kuda jantan
51. Muslih : ﺢِﻠْﺼُﻣ  : Orang yang melakukan kebaikan dan perbaikan- (kabaikan dari perusak)
52. Muthlaq : ﻖَﻠْﻄُﻣ  : Tidak terikat
53. Muzhaffar : ﺮﱠﻔَﻈُﻣ  : Yang dapat memenuhi kebutuhannya
54. Mu`adz : ذﺎَﻌُﻣ  : Orang yang terlindungi; nama sahabat (Mu`adz bin jabal)
55. Mu`taz : ّﺰ َﺘ ْ ﻌ ُﻣ   : Orang yang membanggakan diri
56. Mu`tashim  : ﻢِﺼَﺘْﻌُﻣ  : Orang yang menjaga diri dari perbuatan maksiat; yang meminta perlindungan kepada Allah
57. Mughits : ﺚْﻴِﻐُﻣ  : Penolong
58. Muflih :  ﺢِﻠْﻔُﻣ : Orang yang beruntung; yang sukses
59. Mufid :  ﺪْﻴِﻔُﻣ : Orang yang memberi manfaat kepada orang lain
60. Mumtaz :  زﺎَﺘْﻤُﻣ  : Istimewa; lebih menonjol dari yang lain
61. Munadlil  : ﻞِﺿﺎَﻨُﻣ  : Pandai melontarkan anak panah; pejuang
62. Munjid : ﺪِﺠْﻨُﻣ  : Penolong; pembantu
63. Mundzir : رِﺬْﻨُﻣ  : Pemberi peringatan
64. Munir : ﺮْﻴِﻨُﻣ  : Bercahaya; berseri-seri
65. Muwaffaq : ﻖﱠﻓَﻮُﻣ  : Orang yang mendapat petunjuk
66. Muhajir : ﺮِﺟﺎَﻬُﻣ  : Orang yang meningalkan daerahnya ke daerah lain; orang
yang meninggalkan keburukan menuju kebaikan
67. Muhadzdzib : بﱠﺬَﻬُﻣ  : Orang yang memiliki akhlak terpuji
68. Muhannad  : ﺪﱠﻨَﻬُﻣ  : Pedang yang terbuat dari besi India
69. Muyassar : ﺮﱠﺴَﻴُﻣ  : Orang yang dimudahkan urusannya (oleh Allah)
70. Majid : ﺪِﺟﺎَﻣ  : Orang yang berbudi luhur; yang mulia
71. Mazin : نِزﺎَﻣ  : Wajah yang berseri-seri; telur semut
72. Malik : ﻚِﻟﺎَﻣ : Yang memiliki/menguasai sesuatu; salah satu-sifat Allah; nama imam madzhab (Imam Malik)
73. Mahir  : ﺮِهﺎَﻣ : Pandai; cetakan; orang yang sungguh-sungguh dalam sesuatu 

AN-NÛN ( نﻮﻨﻟا)

1. Nabil :   ﻞْﻴِﺒَﻧ : Terhormat; mulia; orang yang mempunyai kelebihan
2. Nabih :    ﻪْﻴِﺒَﻧ : Terhormat.
3. Najib : ﺐْﻴِﺠَﻧ  : Mulia; baik keturunannya
4. Nadzir : ﺮْﻳِﺬَﻧ  : Orang yang memberi peringatan
5. Nazih :   ﻪْﻳِﺰَﻧ : Yang menjauhi hal-hal yang tak terpuji
6. Nasib  : ﺐْﻴِﺴَﻧ  : Yang mempunyai keturunan yang baik
7. Nashshar :  رﺎﱠﺼَﻧ  : Banyak menolong
8. Nashr : ﺮْﺼَﻧ  : Pertolongan; hujan; kemenangan
9. Nashif  : ﻒْﻴِﺼَﻧ  : Orang yang adil; separoh
10. Nadhir : ﺮْﻴِﻀَﻧ  : Bagus; indah
11. Na`im :  ﻢْﻴِﻌَﻧ  : Orang yang berbahagia; harta; ketenangan; kebahagiaan
12. Nafis :  ﺲْﻴِﻔَﻧ : Berharga; banyak harta; yang menjadi rebutan
13. Naqib : ﺐْﻴِﻘَﻧ  : Ketua, kepala, pemuka suatu kabilah atau lainnya
14. Nawwaf : فاﱠﻮَﻧ  : Tinggi; unggul
15. Naufal : ﻞَﻓْﻮَﻧ  : Pemuda tampan
16. Nibras : س ا َﺮ ْ ﺒ ِﻧ   : Lampu; singa; pemberani; mata tombak
17. Nu’man : نﺎَﻤْﻌُﻧ  : Orang yang mendapatkan nikmat; nama salah seorangshahabat
18. Nabigh : ﻎِﺑﺎَﻧ  : Orang yang unggul, pintar
19. Najih : ﺢِﺟﺎَﻧ  : Yang dianugrahi taufiq; yang berjalan dengan cepat
20. Najy : ﻰِﺟﺎَﻧ  : Orang yang terbebas dari keberuntungan
21. Nasik  : ﻚِﺳﺎَﻧ  : Orang yang zuhud; ahli ibadah; rumput yang hijau
22. Nashih : ﺢِﺻﺎَﻧ  : Orang yang memberi nashihat
23. Nashir  : ﺮِﺻﺎَﻧ  : Yang suka menolong orang lain
24. Nadhir  :   ﺮِﻇﺎَﻧ : Direktur; pengawas
25. Nazhim :ﻢِﻇﺎَﻧ   : Pengarang puisi; pembaca puisi
26. Nafi` : ﻊِﻓﺎَﻧ  : Yang memberi manfaat; salah satu asma Allah
27. Naqid : ﺪِﻗﺎَﻧ : Kritikus
28. Nayif : ﻒِﻳﺎَﻧ  : Tinggi

AL-WÂW ( واﻮﻟا )
 
1. Wajih : ﻪْﻴِﺟَو  : Orang yang mengarahkan; pemimpin kaum; pioner
2. Wahid : ﺪْﻴِﺣَو  : Satu-satunya
3. Wadi` : ﻊْﻳِدَو  : Yang tenang
4. Wadud :  دْوُدَو  :Yang penuh kasih sayang; yang dicintai
5. Wazir : ﺮْﻳِزَو  : Menteri; Wakil
6. Wasim : ﻢْﻴِﺳَو  : Yang tampan wajahnya
7. Wadldlah : ﺎﱠﺿَوح   : Baik raut wajahnya; putih
8. Wakil : ﻞْﻴِآَو  : Wakil; Pelindung/penanggung jawab
9. Walid : ﺪْﻴِﻟَو  : Bayi; anak kecil
10. Wildan : ن ا َﺪ ْ ﻟ ِو   : Bentuk jamak dari walad ; anak
11. Watsiq : ﻖِﺛاَو  : Orang yang tentram; yang dipercaya orang lain; yang diserahi masalah dengan yang lain
12. Washil : ﻞِﺻاَو  : Yang berbuat baik kepada kaum kerabat; yang menyambung (sesuatu)
10. Wahib : ﺐِهاَو    : Orang yang memberi

AL-HÂ’ (ءﺎﻬﻟا   )

1. Hammam :   مﺎﱠﻤَه : Orang yang mempunyai ambisi yang kuat
2. Hisyam : م ﺎ َﺸ ِه   : Kemuliaan; kedermawanan.
3. Hilal : ل َﻼ ِه   : Bulan sabit; bayi yang montok; hujan yang turun pertama; ular jantan
4. Humam : مﺎَﻤُه  : Pemberani; besar ambisinya.
5. Ha`il : ﻞِﺋﺎَه  : Yang menakutkan; yang luar biasa.
6. Hajid : ﺪِﺟﺎَه  : Orang bertahajud.
7. Hady  : يِدﺎَه  : Yang memberi petuntuk; leher; singa.
8. Hani`  : ﺊِﻧﺎَه  : Orang yang berbahagia; pembantu; menyenangkan
9. Hasyim : ﻢِﺷﺎَه  : Pemerah susu yang pintar; gunung yang indah

AL-YÂ’ ( ءﺎﻴﻟا )

1. Yazid  : ﺪْﻳِﺰَﻳ  : Lebihan; pertumbuhan; nama salah satu khalifah Bani Umayyah
2. Yassar : رﺎﱠﺴَﻳ  : Orang yang mendapat kelapangan yang banyak
3. Ya`rub : بُﺮْﻌَﻳ  : Orang yang berbicara dengan bahasa Arab
4. Ya`sub : بْﻮُﺴْﻌَﻳ  : Pemimpin kaum; raja lebah
5. Yaqzhan : ﺎَﻈْﻘَﻳن   : Orang yang terjaga; sadar
6. Yaman : ن ﺎ َﻤ َﻳ   : (Atau Yamany) yang menisbatkan kepada Yaman
7. Yasir : ﺮِﺳﺎَﻳ  :  Orang yang mendapat kelapangan
8. Yasin : ﻦْﻴِﺳﺎَﻳ  : Salah satu nama Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam
9. Yafi` :  ﻊِﻓﺎَﻳ  : Tinggi; terhormat; menginjak remaja



-->

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites